Pernahkan anda mendengar istilah Samin? Mungkin sepintas
yang terbayang adalah orang dengan tipikal bandel, tidak mau diatur, dan
suka-suka sendiri dalam menjalankan kehidupannya. Tapi eit jangan salah,
dibalik berbagai stigma negatif tentang mereka juga memiliki prinsip-prinsip
mendasar yang patut ditiru. Misalnya soal idealisme dan kedisiplinan, wah dalam
hal ini mereka tidak perlu diragukan. Contoh, ketika mereka membuat janji
seperti besok akan bertemu seseorang di suatu tempat. Maka komitmennya harus jelas
besok itu tepatnya jam berapa dan dimana. Dan pada waktu yang dijanjikan sudah
dapat dipastikan bahwa si Samin pasti akan datang, dengan cara apapun.
Sebaliknya kalau pada waktu yang dijanjikan seseorang itu tidak datang, maka si
Samin pasti akan pergi meninggalkan tempat tersebut.
Opini dan cerita pengalaman ini saya dedikasikan bagi siapapun, terutama bagi yang memiliki concern sama. Secara substantif kiranya bisa menjadi sharing yang konstruktif dan memetik hikmah pembelajaran didalamnya
Minggu, 30 Juni 2013
Sabtu, 15 Juni 2013
Demokrasi Di Bumi Pertiwi
Sebagai Sistem Pemerintahan Terbaik?
Banyak kalangan berpendapat bahwa demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang terbaik untuk saat ini?
Haaa.... pernyataan ini justru membuat bn anyak orang mempertanyakan. Mengapa, karena dibalik janji-janji keadilan dan kesejahteraan yang akan diwujudkan
ternyata kebanyakan hanya OMDO alias tong kosong nyaring bunyinya.
Ada Apa?
Ada yang terputus dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Secara teori, demokrasi menjamin kedaulatan benar-benar di tangan
rakyat. Kekuasaan ditentukan oleh rakyat, melalui proses pemilihan baik secara musyawarah maupun suara terbanyak. Tetapi apa yang telah terjadi?. Rakyat hanya menjadi batu loncatan, dan ketika sudah bertengger di sana mereka jadi lupa. Alih-alih memikirkan rakyat, yang ada di kepala mereka hanyalah money dan money, entah dari kolusi, korupsi dan nepotisme. Paling mereka akan kembali mengingat rakyat ketika menjelang pemilihan kembali. Masalah SDM pemilih ternyata
mayoritas perwakilan tidak amanah. Alhasil, sistem demokrasi kita baru bisa mewujudkan perubahan pada level elit politik saja.
Sementara sebagian rakyat masih terbelenggu dalam kemiskinan dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasarnya.
Perlu Berapa Lama?
Kalau kondisinya tetap seperti ini tentunya Indonesia membutuhkan
proses panjang. Perlu merangkak membangun SDM-nya dulu, baru berharap
sistem demokrasi berjalan dengan baik. Atau apakah sebenarnya persoalan demokrasi merupakan problem mendasar bangsa yang tidak akan pernah tuntas sampai akhir zaman?” Saya rasa tidak, apalagi kalau meyakini
salah satu fitrah manusia adalah kewajiban untuk belajar. Kita semua wajib
belajar - tanpa batasanka waktu. Terlebih di zaman modern seperti ini, suka atau tidak sepasang kakek nenek pun mesti mengupgrade kamampuannya seperti untuk ber-gadget ria. Mengapa? ya karena itu kebutuhan sebagai pengobat rindu pada anak cucu di rantau. Nah, kapan demokrasi benar-benar menjadi kebutuhan bumi pertiwi?
Apa Yang Perlu Dipelajari?
Jawabnya sederhana, pertama; rakyat harus belajar
memilih perwakilannya dengan cerdas dan rasional, bukan secara emosional belaka.
Kedua; para pemimpin harus belajar menjalankan amanah, menggunakan kecerdasannya
untuk membangun bangsa, mensejahterakan rakyat sebagai “Tangan Tuhan” yang telah
memilih mereka menjadi pemimpin, dan bukan mengejar kepuasan pribadi dengan menghambur2kan
uang negara.
Rakyat juga harus pandai menentukan pilihan. Misalnya terdapat
3 kriteria calon pemimpin, dan jika kesepakatan prioritasnya (A). Pinter, (B). Amanah,
dan (C). Tampan, maka setidaknya ada 4 kombinasi dan 3 alternatif urutan
prioritas yang perlu dipertimbangkan :
Kombinasi (A+B+C) = Pintar, Amanah,
Tampan (Prioritas 1)
Kombinasi (A+B) = Pintar, Amanah, Tidak
Tampan (Prioritas 2)
Kombinasi (A+C) = Pintar, Tidak Amanah,
Tampan (Prioritas 3)
Kombinasi (B+C) = Tidak Pintar, Amanah,
Tampan (Prioritas 4)
Alternatif (A) = Pintar, Tidak Amanah,
Tidak Tampan (Prioritas 5)
Alternatif (B) = Tidak Pintar, Amanah,
Tidak Tampan (Prioritas 6)
Alternatif (C) = Tidak Pinter, Tidak
Amanah, Tampan (Prioritas 7)
Alternatif (D) = ..... Tidak Usah Saja
???
Senin, 15 April 2013
Arti Sebuah Nama
Nama merupakan identitas terpenting bagi setiap insan manusia di planet bumi ini. Secara fungsinya adalah paling vital jika dibandingkan dengan identitas lain yang melekat pada diri seseorang. Selain untuk sapaan atau panggilan sehari-hari, nama sekaligus menjadi simbol/ identitas dalam kehidupan sosial masyarakat. Dapat dikatakan semua orang pasti memiliki nama, bahkan orang gila sekali pun tentu punya nama pemberian kedua orang tuanya.
Begitu pula ketika dihadapkan pada moment untuk memberikan nama bagi kedua buah hati. Sudah barang tentu saya tidak boleh sembarangan dalam menentukan pilihan. Nama ideal yang saya harapkan bukanlah sekedar perlambang atau panggilan, melainkan nama yang mempunyai makna baik dan akan memberikan energi positif dalam kehidupan mereka kelak.
Si sulung yang hari-harinya dipanggil Tommy, dia saya berikan nama "Eilham Hutomo Santoso". Artinya adalah "ilham yang pertama" bagi saya. Nama tersebut sekaligus saya munajatkan sebagai ungkapan syukur yang tiada terhenti kepada TYME. Saya juga berharap dia kelak menjadi inspirator munculnya ilham-ilham berikutnya.
Kemudian si ragil yang panggilan kesayangannya adalah "Ayeng", saya melekatkan nama padanya "Farell Kurniawan Santoso". Nama ini saya dapatkan dari istilah/kata yang diyakini oleh masyarakat Irlandia sebagai "pejuang yang tangguh". Harapan saya, kelak si jagoan ini memiliki sifat kejuangan yang kuat, pantang menyerah, namun tetap baik hati.
Happy next time . . . . .
Begitu pula ketika dihadapkan pada moment untuk memberikan nama bagi kedua buah hati. Sudah barang tentu saya tidak boleh sembarangan dalam menentukan pilihan. Nama ideal yang saya harapkan bukanlah sekedar perlambang atau panggilan, melainkan nama yang mempunyai makna baik dan akan memberikan energi positif dalam kehidupan mereka kelak.
Si sulung yang hari-harinya dipanggil Tommy, dia saya berikan nama "Eilham Hutomo Santoso". Artinya adalah "ilham yang pertama" bagi saya. Nama tersebut sekaligus saya munajatkan sebagai ungkapan syukur yang tiada terhenti kepada TYME. Saya juga berharap dia kelak menjadi inspirator munculnya ilham-ilham berikutnya.
Kemudian si ragil yang panggilan kesayangannya adalah "Ayeng", saya melekatkan nama padanya "Farell Kurniawan Santoso". Nama ini saya dapatkan dari istilah/kata yang diyakini oleh masyarakat Irlandia sebagai "pejuang yang tangguh". Harapan saya, kelak si jagoan ini memiliki sifat kejuangan yang kuat, pantang menyerah, namun tetap baik hati.
Happy next time . . . . .
Jumat, 19 Oktober 2012
Senandung Do'a
Ya Allah, Tuhan Sekalian Alam, . . .
Ampunilah dosa kami, dan dosa ibu bapak kami
Kasihilah keduanya, sebagaimana mereka telah mengasihi kami semenjak kecil
Ya Allah, Tuhan Sekalian Alam, . . .
Lapangkanlah jalan hidup kami dunia dan akherat
Bukalah pintu rizki kami, dekatkan jika masih jauh, turunkanlah jika di langit, keluarkan jika masih dalam perut bumi, dan mudahkanlah jika sulit.
Ya Allah, Tuhan Sekalian Alam, . . .
Tunjukkanlah bagi kami yang benar itu benar dan yang salah itu salah
Kemudian tetapkanlah hati kami untuk menegakkannya
Ya Allah, Tuhan Sekalian Alam, . . .
Tuntunlah putra putri kami di jalanMu, dan jalan bagi orang-orang yang Engkau ridhoi Terangi kehidupannya kelak dan jadikanlah mereka anak-anak yang berguna
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa dan Maha Segala2nya
Amin3x Ya Rabbal Alamin
Ampunilah dosa kami, dan dosa ibu bapak kami
Kasihilah keduanya, sebagaimana mereka telah mengasihi kami semenjak kecil
Ya Allah, Tuhan Sekalian Alam, . . .
Lapangkanlah jalan hidup kami dunia dan akherat
Bukalah pintu rizki kami, dekatkan jika masih jauh, turunkanlah jika di langit, keluarkan jika masih dalam perut bumi, dan mudahkanlah jika sulit.
Ya Allah, Tuhan Sekalian Alam, . . .
Tunjukkanlah bagi kami yang benar itu benar dan yang salah itu salah
Kemudian tetapkanlah hati kami untuk menegakkannya
Ya Allah, Tuhan Sekalian Alam, . . .
Tuntunlah putra putri kami di jalanMu, dan jalan bagi orang-orang yang Engkau ridhoi Terangi kehidupannya kelak dan jadikanlah mereka anak-anak yang berguna
Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa dan Maha Segala2nya
Amin3x Ya Rabbal Alamin
Sabtu, 13 Oktober 2012
Bidadari Kecil
Sejak kecil saya memang suka main bola, tepatnya hobby banget. Waktu itu, hampir tiada hari yang terlewatkan tanpa bermain bola. Mungkin faktor genetik juga ya, karena setahu saya bokap juga dulu suka maen bola.
Meskipun tidak hebat-hebat amat, tapi sejak SD saya sering ikut dalam kompetisi. Agustusan merupakan event yang paling seru, karena kami selalu bertanding disitu. Banyak kemenangan sudah kami dapatkan, namun semua lenyap tak berbekas. Hanya satu yang cukup hangat dalam ingatan, waktu itu sering terlihat "bidadari kecil" yang menyemangatiku. Terus bersorak, bahkan terkadang melompat dan berlari . . .
Terasa begitu indah semua itu . . .
I miss u honey . . .
Meskipun tidak hebat-hebat amat, tapi sejak SD saya sering ikut dalam kompetisi. Agustusan merupakan event yang paling seru, karena kami selalu bertanding disitu. Banyak kemenangan sudah kami dapatkan, namun semua lenyap tak berbekas. Hanya satu yang cukup hangat dalam ingatan, waktu itu sering terlihat "bidadari kecil" yang menyemangatiku. Terus bersorak, bahkan terkadang melompat dan berlari . . .
Terasa begitu indah semua itu . . .
I miss u honey . . .
Rabu, 10 Oktober 2012
Special Women in My Life
Waktu itu dia memang sangat dekat
Bahkan kata teman-temanku, "terlalu dekat untuk disebut sahabat"
Tapi aku rasa semua telah terjaga dengan sempurna
Karena sesungguhnya dia tipe perempuan terhormat
Sehingga tak terbersit sedikitpun, apalagi keberanian walau sekedar tuk menciumnya . . .
Thanks Good
Bahkan kata teman-temanku, "terlalu dekat untuk disebut sahabat"
Tapi aku rasa semua telah terjaga dengan sempurna
Karena sesungguhnya dia tipe perempuan terhormat
Sehingga tak terbersit sedikitpun, apalagi keberanian walau sekedar tuk menciumnya . . .
Thanks Good
Rabu, 22 Agustus 2012
Langganan:
Postingan (Atom)
