Kepemimpinan berasal
dari kata dasar "pemimpin" yang mendapat awalan "ke" dan
akhiran "an". Seseorang akan disebut pemimpin jika ia memiliki
pengikut atau bawahan. Untuk itu seorang pemimpin minimal harus memiliki
kemampuan mempengaruhi orang lain.
Kepemimpinan adalah
gaya, atau style yang melekat pada diri seseorang yang se dang menjadi pemimpin. Sifat
kempimpinan merupakan bawaan seseorang sejak ia dilahirkan, sehingga dalam penerapannya relatif sulit atau bahkan nyaris tidak dapat diubah.
Ketika pernah mengalami beberapa
era kepemimpinan, seseorang mungkin akan terjebak membandingkan kepemimpinan
satu dengan lainnya. Sesungguhnya hal ini wajar dan bisa dimengerti. Tetapi
proses membandingkan dua kepemimpinan atau lebih, itu sama halnya dengan menyandingkan
apel dengan jeruk. Seseorang yang tidak suka jeruk tentu akan mengatakan
bahwa apel lebih enak. Demikian pula sebaliknya.
Sehingga ketika berada di
era kepemimpinan yang menurut Anda mungkin kurang atau tidak baik, maka jalani saja sebaik-baiknya. Saran terpenting
adalah berupaya menemukan pembelajaran terbaik, meskipun untuk itu mungkin
tidak selalu mudah. Bagaimanapun pemimpin yang berkuasa mungkin adalah yang terbaik “untuk saat
itu”, karena buktinya pilihan diberikan kepadanya. Karena itu jalankan saja tugas-tugas yang diberikan, minimalisir berbagai kesalahan yang mungkin terjadi. Sebab untuk
merubah gaya kepemimpinan seseorang itu nyaris mustahil "sangat sulit", kecuali dengan
cara menggantikannya (WG).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar